Jangan Tanya Kenapa
Jangan tanya kenapa aku diam
Jangan tanya kenapa aku ‘bete’
Jangan tanya kenapa aku ‘cuek’
Jangan tanya kenapa aku ‘marah’
Itu semua sebab akibat seperti siklus yang tak putus-putus
Kalau aku sudah diam berarti lagi ‘Bete’ udah itu pasti ‘Cuek’
Itu disebabkan karena aku lagi marah
Kalau kau tanya “Kenapa Diam?”
Maka kujawab “Gpp”
Kalau kau tanya “Kenapa bete?”
Maka kujawab “Ada aja”
Kalau kau tanya “Kenapa cuek?”
Maka kujawab “Suka-suka ku”
Kalau kau tanya “Marah ya?”
Maka kujawab “Gakk!!”
Mengertilah, cari tau sendiri, telaah sendiri,
analisis sendiri, pikirkan dan renungkan sendiri
Kenapa ??
Aku tidak pintar bicara, merangkai kata-kata penjelasan dari semua itu
Aku hanya akan diam, berpikir, menimbang lalu memutuskan
Aku bukan wanita lemah lembut,
Yang legowo nrimo apa saja
Aku hanya ingin melihat sesuatu yang utuh, stabil, dan gak gampang berubah
Tapi suatu saat tanyakanlah :
“Mengapa Aku Diam?” Tapi bukan marah
“Mengapa Aku Murung?” Tapi bukan marah
“Mengapa Mataku sembab?” Tapi bukan marah
“Mengapa senyumku hilang, tawaku lenyap, candaku ngambang??”
Maka aku akan ceritakan
kesedihanku, kegalauanku, keraguanku, tangisanku, tawaku, candaku…semuanya
Lalu aku akan tersenyum puas karena kau disampingku, mempedulikanku, tetaplah begitu
Itulah aku…